tuhanku, tenggelamkan aku dalam cintamu
hingga tak ada sesuatupun menggangguku dalam jumpamu
, tuhanku, bintang-gemintang berkelap-kelip
manusia terlelap dalam buai tidur lelap
pintu-pintu istana pun telah rapat tertutup
tuhanku, demikianpun malam berlalu
dan inilah siang datang menjelang
aku menjadi resah gelisah
apakah persembahan malam pertamaku kau terima
hingga aku berhak mereguk bahagia
ataukah kautolak, hingga aku dihimpit duka
demi kemahakuasaanmu
inilah yang akan selalu kulakukan
selama kauberi aku kehidupan
demi kemanusiaanmu,
andai kau usir aku dari pintumu
aku tak akan pergi berlalu
karena cintaku padamu sepenuh kalbu

(Rabi'ah)

Rabi'ah

puisi 1

puisi 2

puisi 3

puisi 4

puisi 5

puisi 6

puisi 7